Polres Aceh Tamiang Diperapid Oleh Tiga Pengacara Yorgi

Editor: Redaksi author photo
Aceh Tamiang, Hariannusantara.Id - Kantor Bantuan Hukum Advokat (Pengacara) Husni Thamrin Tanjung,SH dan Rekan memasukkan surat Permohonan Praperadilan ke Pengadilan Negeri (PN) Kuala Simpang Senin (28/10/2019).

Dalam surat permohonan Praperadilan (Perapid) tersebut ditandatangani ketiga pengacara Advokat yaitu, Husni Thamrin Tanjung,SH, Shelvi Noviani,SH, Sawaludin,SH.

Dalam isi surat Praperadilan tersebut Alvindra Yorgi bin Sahruddin (Laki) tempat tanggal lahir, Rantau Pauh 29 Oktober 1992 agama Islam, Pekerjaan PNS, alamat Desa Paya Bedi kec.karang baru kab.Aceh Tamiang disebut pemohon (Klien).
Pengantaran surat Praperadilan tersebut diserahkan oleh Advokat Shelvi Noviani,SH dan diterima oleh Panmud Pidana melalui PTSP.

Dalam isi surat Praperadilan tersebut, Mapolres Aceh Tamiang diperapid oleh pengacara (Advokat) karena Klien nya Alvindra Yorgi bin Sahruddin telah di tahan di Mapolres Aceh Tamiang.

Perkara yang ditangani oleh ketiga Kuasa Hukum Alvindra Yorgi (Pemohon),  yaitu Husni Thamrin Tanjung,SH, Shelvi Noviani,SH, Sawaludin,SH.

Salah satu Kuasa Hukumnya Sawaludin,SH mengatakan," Kasus yang disangkakan ke Alvindra Yorgi terkait KDRT dan UU Perlindungan anak, sudah ada dalam putusan Mahkamah Syariah dengan No Regestrasi; 353/Pdt.G/2018/MS-Ksp, yang diputuskan oleh Mahkamah Syariah bahwa istri Alvindra Yorgi dinyatakan "nusyus" ,"papar Sawaludin.

Tambahnya," Terkait UU perlindungan anak yang disangkakan. kepadanya, putusan Mahkamah Syariah telah membebankan biaya nafkah anak sebesar Rp.1,500.000 (satu juta lima ratus ribu)/bulan. ,"pungkas Sawal.

Masih Sawaludin, " Berdasarkan putusan Mahkamah Syariah tersebut diatas maka seharusnya gugur lah sangkaan pidana yang ditujukan oleh saudara Alvindra Yorgi,"tutup Sawal.

Reporter; Muhammad Irwan (BAI)

Share:
Komentar

Berita Terkini