Jadi Kapolri Gantikan Tito, Segini Total Harta Kekayaan Idham Azis

Editor: Redaksi author photo
Komjen Pol Idham Azis menyetujui uji kepatutan dan kelayakan di Komisi III DPR sebagai calon Kapolri di Gedung Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Selasa (29/10/2019). Komjen. Pol. Idham Azis menjadi calon tunggal Kapolri yang mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutat (Uji Kelayakan dan Kepatutat) dengan Komisi III DPR usai ditunjuk sebagai Presiden Joko Widodo untuk ditindak lanjuti Kapolri Jendral Polisi Tito Karnavian yang menjadi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) pada Kabinet Indonesia Maju periode 2019- 2024 (31/10)

Jakarta, Hariannusantara.Id - Kepala Bareskrim Polri Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol) Idham Azis terpilih menjadi Kapolri penggantian Jenderal Polisi (Purn) Tito Karnavian. Mantan anggota Tim Kobra terpilih sebagai akvasi setelah lulus uji kelayakan dan kelayakan di Komisi III DPR.

Lalu berapakan jumlah harta kekayaan Idham Aziz dalam data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN)? Penelusuran JawaPos.com pada hari Rabu (30/10), menunjukkan, Idham memiliki total kekayaan kekayaan Rp5.513.808.813.

Jenderal bintang tiga itu terakhir dikeluarkan pada 31 Desember 2018 saat mau menjadi Kabareskrim. Diketahui, mantan Kapolda Metro Jaya ini diterbitkan memiliki tanah dan bangunan yang tersebar di Kota Depok dan Kendari. Seluruhnya, tanah dan bangunan yang dimiliki Idham naik Rp 3.458.937.000.

Selain itu, Idham juga disediakan memiliki alat transportasi. Di beli mobil Toyota Innova Venturer 2017 dan Toyota Kijang Innova 2016 yang diberikan Rp730.000.000.

Sementara itu, Idham pun menerima seluruh uang bergerak yang diperoleh Rp498.000.000 serta kas Rp834.871.813. Dibutuhkan, total harta milik Idham harta Rp 5.513.808.813.

Diketahui, Idham yang merupakan calon tunggal Pilihan Presiden Jokowi yang harus diuji kepatutan dan kelayakan (uji kemampuan dan kepatutan) di Komisi III DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (30/10). Dalam kesempatan itu, jenderal bintang itu memberikan tujuh program yang menjadi prioritas yang terpilih menjadi Kapolri.

Tujuh program tersebut terdiri dari penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) hingga penguatan penegakan hukum. Hal ini disetujui Idham, sebagai program penguatan Polri yang Promotor menuju Indonesia maju.

Tujuh program utama yang dibuat untuk mempertimbangkan keberlanjutan program Polri sebelumnya, serta memperhatikan sisa waktu saya yang hanya 14 bulan.

“Maka jika diberikan kepercayaan amanah mengemban tugas dan tanggung jawab sebagai Kapolri, saya akan melakukan program penguatan Polri yang Promotor menuju Indonesia maju, yang diimplementasikan dalam tujuh program prioritas,” kata Idham dalam fit and proper test.


Idham juga menyebut, tujuh program prioritas menggambarkan SDM yang unggul, implementasi Kamtibmas, penguatan penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan, pemantapan manajemen media, penguatan sinergi polisional, penataan perlindungan dan penguatan pengawasan.

Sumber; Jawa Post
Share:
Komentar

Berita Terkini