Tangan Klien Diborgol Saat Di BAP, Tiga Pengacara Yorgi Laporkan Oknum Penyidik Ke Propam

Editor: Redaksi author photo
Aceh Tamiang, Hariannusantara.Id - Ketiga pengacara Alvindra Yorgi melaporkan oknum penyidik berinisial HKH ke Propam Polres Aceh Tamiang,  karena ketiga pengacara Alvindra Yorgi ditantang dengan oknum penyidik, tidak hanya itu, ketiga pengacara Yorgi juga laporkan oknum penyidik saat kliennya Yorgi saat di BAP tangannya sambil diborgol, Selasa (29/10/2019).

Pasalnya Alvindra Yorgi, perkara Telantarkan Anak UU Pasal 49 Ayat 1 UU RI No.23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Lingkup Rumah Tangga Jo Pasal 77 B UU RI No.35 Tahun 2014 Tentang perlindungan anak, yang dilaporkan sang istri (pelapor) ke Polres Aceh Tamiang.

Bahwa yang BAP tersebut dibagian Unit PPA tidak memberikan turunan BAP kepada Kuasa Hukum tersangka (Pengacara).
Padahal tersangka/kuasa hukum berhak menerima salinan BAP sesuai Pasal 72 KUHAP, yang berbunyi;

"Atas permintaan Tersangka atau Penasehat Hukumnya pejabat yang bersangkutan memberikan turunan berita Acara Pemeriksaan untuk Kepentingan Pembelaannya".

Bahkan Oknum  Penyidik melontarkan Bahasa yang tidak layak dilontarkan kepada Pengacara/Kuasa Hukum Yorgi.

Penyidik mengatakan," Jelas kami tidak bisa kasih, dan kami tidak pernah kasih Saya Tidak akan memberikan,  kalau merasa tidak senang silahkan Laporkan saja Ke Kapolres ataupun abang Gugat kami siap, ",papar oknum penyidik yang suaranya ditiru oleh pengacara Yorgi

Sehingga Penyidik yang menlontarkan itu di laporkan ke Propam Aceh Tamiang dan akan dilanjutkan ke Kapolri, ada dua poin yang akan kami laporkan ke Propam/Polri
1.Penyidik tidak memberikan BAP ke Pengacara, bahkan ditantang untuk melaporkan ke atasannya.

2. Penyidik Saat memeriksa Tersangka , Tangan tersangka dalam keadaan Diborgol, menurut pengacara sangat menganggu fisikis tersangka Saat di BAP, dan hal itu melanggar hak asisasi manusia, klien mereka  Alvindra Yorgi ,"papar Husni Tanjung,SH saat konfrensi Pers.

Pantauan media ini, oknum penyidik yang dilaporkan ketiga pengacara Alvindra Yorgi diarahkan temui Kasat Reskrim, tetapi ketiga pengacara menolak ketemu Kasat Reskrim karena menunggu laporan pengacara diterima dulu oleh Propam Mapolres Aceh Tamiang untuk melaporkan oknum penyidik yang telah menantang mereka dan tidak menerima klien mereka saat di BAP tangannya diborgol.

Selain itu, Husni Cs akan menindaklanjuti dan mengadukan kasus ini ke Kapolri. “Jangan dikira ini gertakan ya, Insha Allah, akan kami tindaklanjuti, sebab mereka sudah mencoreng dan merendahkan profesi kami sebagai Advokat”, tutup Husni saat konfrensi pers.

Reporter; Muhammad Irwan (BAI)

Share:
Komentar

Berita Terkini