DPD Kibar Aceh Muslim, SE: Polda Aceh usut tuntas korupsi PT. Kereta Api

Editor: Redaksi author photo
Banda Aceh, Hariannusantara.Id - Lembaga Anti Korupsi Rakyat Aceh, 7 oktober 2019 membuat surat Laporan kepada Polda Aceh terhadap dugaan korupsi pengurusan sertifikat tanah aset PT. Kereta Api dan direspon positif oleh Penyidik Direskrimsus Polda Aceh sedang melakukan proses  Pengumpalan bahan keterangan dan  penyelidikan  untuk menemukan tersangka.

Tindak Pidana Korupsi dan Penyalahgunakan wewenang pada kegiatan pengurusan sertipikat tanah aset PT. Kereta Api (Persero) Sub Divisi Regional I.1 Aceh diwilayah Peureulak Kabupaten Aceh Timur Tahun Anggaran 2019  berbuntut pidana,  disebut-sebut sebagai pelaku utama yaitu calon tersangka adalah pejabat strategis  pengelolaan aset bernama Robi.

Untuk memperkuat pondasi perkara Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Aceh Kombes Saladin, SH  melalui surat tanggal 11 oktober 2019  untuk permintaan keterangan dan dokumen terkait perkara, memanggil Manager Vice Presiden Sub Div REG I.1 Aceh  PT. Kereta Api Indonesia ( Persero) di Banda Aceh  dengan tujuan untuk memberi keterangan terhadap perkara dugaan korupsi yang telah gempar menjadi konsumsi publik.

"Terkait Kasus yang di tangani oleh Subdit Tipikor Dit Reskrimsus Polda Aceh Saat ini terhadap dugaan tindak pidana korupsi, penyalahgunaan wewenang  pada proyek Pengurusan Sertifikat  Aset PT. Kereta Api Indonesia (Persero) di Wilayah Kabupaten Aceh Timur, kami sangat mendukung langkah yang dilakukan penyidik tersebut",
Keterangan Ketua KIBAR Aceh Muslim, SE  yang akrab disapa dengan panggilan Cut Lem  kepada wartawan (19/11/2019).

Cut Lem menambahkan bahwa pihaknya sangat mendukung  Penyidik Polda Aceh Dalam Mengungkap Kasus ini, Karena patut diduga kasus ini terbukti merugikan negara milyaran rupiah dan menegaskan  supaya Kasus ini diungkap sampai tuntas, jangan sampai  ada intervensi dari Pihak tertentu yang bermaksud melemahkan pekerjaan Penyidik.

DPD Kibar Aceh yang dipimpin Muslim, SE menyampaikan bahwa pihaknya dalam waktu dekat ini, akan menyurati Presiden, Kapolri dan  Kompolnas  dengan maksud untuk mendapat perhatian dan pengawasan dari Pusat, sehingga penegakan hukum berjalan sesuai prosedurnya untuk menaikkan wibawa Kepolisian Aceh,"tutup Cut Lem

penulis : Ib/Red
Share:
Komentar

Berita Terkini