Hadir Dikemah Seniman 6 Se-Aceh, Sanggar Pelintau Hilir Membuat Penonton Berdecak Kagum

Editor: Redaksi author photo
Banda Aceh,Hariannusantara.Id - Ikut memeriahkan Kemah Seniman 6 se-provinsi Aceh (23/11), Sanggar Silat Pelintau Hilir menuai decak kagum serta pujian penonton yang berasal dari 23 kabupaten/kota se-provinsi Aceh.

“Silat tradisional Tamiang tersebut menjadi penampilan yang penuh adegan heroik dan mencengangkan, sebab dilakoni oleh anak-anak muda, dan seperti pertarungan sungguhan. saya sampai teriak histeris saat salah satu pesilat kecil itu bermain menggunakan pisau. apalagi waktu beradu pedang, sampai mengeluarkan api”, ujar pocut melati, yang menjadi salah satu penonton pada perhelatan panggung kesenian tersebut.

Sanggar Pelintau Hilir tersebut diberangkatkan secara mandiri oleh pengurus Dewan Kesenian Kabupaten Aceh Tamiang untuk turut memeriahkan serta memperkenalkan produk kesenian asli Tamiang.

Dalam penampilan yang dilaksanakan di Taman Budaya Aceh tersebut, Sanggar binaan wak yong /buyung (52) mendapat apresiasi yang cukup signifikan oleh kabupaten/kota lainnya yang juga turut memeriahkan agenda kemah seniman 6 se-provinsi Aceh tersebut.
“ya, Alhamdulillah, anak-anak bermain bagus meskipun ini pertama kali bagi mereka bermain diluar kampung. saya bersyukur” ujar wak yong kepada media.
“Alhamdulillah…” sambungnya, “beberapa kabupaten/kota ada yang menghubungi kami saat latihan di lokasi, kami langsung mendapat tawaran untuk mengisi panggung kesenian di kabupaten lainnya”.

Sebagai penutup, wak yong mengharapkan kepada pemerintah daerah untuk lebih lagi memperhatikan kesenian daerah agar dapat berkembang.

“ya, kita ini orang kesenian, tidak banyak berharap apa-apa kecuali penghargaan dan perhatian dari pemerintah daerah, ya harus lebih ditingkatkan lagi. Seniman harus disejahterakan, sehingga dalam melestarikan budaya, seniman tidak kelaparan. Sanggar-sanggar seni juga harus diperhatikan secara merata” tutup wak yong dengan lugas. (red).

Share:
Komentar

Berita Terkini