Lulus Magister Perencanaan Wilayah dengan predikat Cumlaude, Ketua Dewan Kesenian Kabupaten Aceh Tamiang : “Alhamdulillah, Segala puja dan puji hanya milik Allah”.

Editor: Redaksi author photo
Medan,Hariannusantara.Id - Lulus Magister, Ketua Dewan Kesenian Aceh Tamiang, Nuriza Auliatami, S.S.M.Si. mendapatkan predikat CUMLAUDE.
Alumni Sekolah Pascasarjana Prodi Magister Perencanaan Pembangunan Wilayah dan Pedesaan Universitas Sumatera Utara ini, mengaku sungguh bahagia dapat meluluskan studi tepat waktu dan mendapat predikat cumlaude.

“Ya Alhamdulillah, segala puja dan puji hanya milik Allah. Saya hanya mengikuti kehendakNya saja” paparnya kepada Media Harian Nusantara.

Pemuda kelahiran Kualasimpang, 9 Maret 1994 ini sebelumnya mendapatkan beasiswa dari Kementerian Pemuda dan Olahraga RI melalui program Pemuda Berprestasi 2017.
“Alhamdulillah, studi saya melalui beasiswa pemuda berprestasi dari Kemenpora RI, Alhamdulillah juga dengan kehendak Allah, saya berhasil menyelesaikan studi dengan masa 1 Tahun 10 bulan denga IPK 3.83. untuk orang yang melanjutkan jenjang studi yang nonlinear seperti saya, rasanya impossible sekali. Tapi Allah punya kehendak yang tak bisa kita duga-duga” sebut pria berambut ikal ini.

Aulia, sapaan akrabnya, mengutarakan bahwa Anggaran program Beasiswa seharusnya dapat ditingkatkan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat.
“saya berterimakasih pada pak Presiden Joko Widodo, dan pak Menteri Pemuda dan Olah Raga, saat itu dijabat oleh pak Imam Nahrowi, sebab telah menggelar proses seleksi beasiswa seperti ini.
Program Beasiswa Seperti ini sangat-sangat bermanfaat untuk masyarakat terutama yang kurang mampu agar dapat melanjutkan studi dan berkontribusi dalam memperbaiki taraf hidup masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Lagi pula, Manusia sejatinya menjadi pelaku utama dalam pembangunan daerah, jadi tidak ada ruginya pemerintah mengalokasikan anggaran untuk Beasiswa lebih banyak dari sebelumnya, sehingga kita mencapai peningkatan Indeks Pembangunan Manusia dari pada tahun-tahun sebelumnya” tuturnya.

Pasca kelulusan, anak pertama dari pasangan Alm.H.T.Bustami dan Nurbaiti ini menyebutkan bahwa akan kembali ke daerah untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah kelahirannya.
“Ya tentu. Sesuai janji saat penerimaan beasiswa, kami semua akan kembali ke daerah masing-masing dan berkontribusi semampunya untuk perkembangan dan kemajuan daerah. Bidang saya perencanaan berbasis kebudayaan, jadi saya akan fokus memberi masukan dan saran dalam pembangunan yang dilaksanakan pemerintah daerah agar tidak mengesampingkan unsur-unsur kebudayaan daerah dalam pembangunan wilayah Kabupaten Aceh Tamiang, sehingga setiap sudut dari pembangunan daerah kita menjadi media publikasi kebudayaan setempat” tutupnya dalam wawancara singkat kami. (red).

Share:
Komentar

Berita Terkini