Pemkab Aceh Tamiang Bahas RAPBK Ta.2020

Editor: Redaksi author photo
Aceh Tamiang, Hariannusantara.Id - Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang menggelar rapat paripurna ke-1 (Pembukaan) agenda Penyampaian RAPBK Aceh Tamiang  Tahun Anggaran 2020. dengan agenda mendengarkan penyampaian Rancangan Kebijakan Umum RAPBK Tahun Anggaran 2020, di ruang paripurna DPRK Aceh Tamiang, Jum'at  (8/11/2019) malam.

Ketua DPRK Aceh Tamiang Suprianto melalui Wakil ketua I Fadlon,SH memimpin rapat paripurna ke-1 (Pembukaan)

Dalam sambutannya, Ketua DPRK Aceh Tamiang Suprianto melalui Wakil Ketua I Fadlon,SH menyampaikan kebijakan umum Rancangan RAPBK T.A.2020 dijelaskan Pendapatan Daerah sebesar Rp. 1.352.714.372.020, Belanja daerah sebesar Rp. 1.362.914.372.020, serta Pembiayaan sebesar Rp. 10.200.000.000,-.

Rancangan kebijakan umum RAPBK tahun 2020 ini sebelumnya telah melakukan pembahasan awal.

Pembahasan awal ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan anggaran yang tersedia, sehingga sesuai dengan program pembangunan sesuai dengan program Pembangunan yang menjadi prioritas dan sesuai dengan masyarakat.

Dikatakannya juga, merancang kebijakan umum RAPBK sendiri disusun melalui beberapa perencanaan perencanaan, yaitu teknoratis, partisipatif, politis, atas-bawah (atas ke bawah) dan bawah-atas (bawah ke atas) melalui Musrenbang Aceh Tamiang.

"Dengan demikian kita menyetujui keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan yang telah ditentukan dengan penganggaran," jelas Fadlon.

Dijelaskan Wakil Ketua I Fadlon,SH kebijakan umum RAPBK tahun anggaran 2020 ditujukan untuk mendukung visi terwujudnya Aceh Tamiang yang Gemilang dalam Bingkai Syari'ah.

Lanjut T.Isyafuddin,ST (Wabup), untuk mewujudkannya, maka diperlukan adanya Arah kebijakan pembangunan Aceh Tamiang Tahun 2020, yaitu penguatan kemitraan keluarga, satuan pendidikan, dan masyarakat.

"Hal ini kemudian diuraikan dalam dua prioritas pembangunan, yakni peningkatan kemitraan keluarga dan satuan pendidikan untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

"Prioritas ini ditujukan untuk memperoleh kualitas pendidikan masyarakat yang lebih baik melalui perjuangan penguatan pendidikan masyarakat yang didukung oleh kemitraan dan kemitraan, penguatan pendanaan dan sumber daya.

"Serta kebijakan pengembangan manajemen, peraturan, sistem informasi, penelitian dan pengembangan pendidikan," urai Wabup

Prioritas kedua adalah mendukung masyarakat.
Dijelaskannya, prioritas ini mencoba meningkatkan keberdayaan dan kemandirian kelompok masyarakat miskin dan mendukung dalam mencapai ketertinggalan mereka melalui program dan pembiayaan yang langsung melibatkan.

Serta mendongkrak strata sosial, sehingga memperkecil kesenjangan yang selama ini terasa begitu signifikan.

Selanjutnya, dua prioritas tersebut diumumkan lebih lanjut melalui program dan kegiatan yang sesuai dengan prioritas pembangunan daerah dan pembangunan nasional untuk masing-masing bidang melalui program / kegiatan SKPK dan dituangkan ke dalam plafon anggaran sementara.

RAPBK Tahun 2020 yang telah diserahkan kepada pihak Legeslatif akan menjadi bahan dalam penyususnan Pandangan Umum Anggota Dewan, Fraksi-Fraksi yang akan disampaikan dirapat Paripurna

penulis : Muhammad Irwan Bai
Share:
Komentar

Berita Terkini