Diduga?? Program Rehab Rumah di Alu Gadingsa Tidak Tepat Sasaran dan Menuai Masalah

Editor: Redaksi author photo
Aceh Timur,Hariannusantara.Id - Bagi masyarakat miskin yang tinggal  rumah tidak layak huni mendapatkan program bedah rumah dari program  pemerintah melalui pihak terkait dengan tujuan agar masyarakat yang layak untuk menerima dan mendapat serta menempati rumah layak huni meskipun dengan anggaran sebesar Rp 15.000.000,- hal bertujuan untuk menunjang dan menuju program pemerintah dalam rangka mensejahterakan masyarakat namun demikian masih ada oknum yang nakal dan  berusaha untuk menyalahgunakan wewenang nya guna untuk mendapat keuntungan dan memperkaya diri sendiri Atau kelompok tertentu.

Pasal nya terkait dengan program rehab rumah untuk masyarakat miskin tersebut samai dengan saat ini belum ada tanda tanda tehab rumah dikerjakan sebab material yang dibutuhkan belum semua dipasok sehingga sehingga menjadi pettanyaan bagi masyarakat terutama bagi para calon penerima program rehab rumah melalui ptogram PSBS, atau yang disebut sebut adalah aspirasi anggota Dewan.

Saat ini ada beberapa rumah yang akan direhab tersebut baru masuk material ada yang baru mendapat satu damturk pasir 10 zak semen dan setengah kubik kerikil, bahkan ada yang hanya pasir saja, ungkap warga calon penerima program rumah di Gampong Alugading sa kecamatan Birem Bayeun yang enggan nama nya di publis.

"Kami juga heran dan bertanya tanya sudah sejak lama ada yang  baru mendapat pasir satu damtruk dan semen 10 zak juga batu krikil sekitar setengah kubik, bahkan ada juga yang baru mendapat kan pasir saja." ungkap nya.

"Yang lebih aneh lagi saat itu mereka para pihak terkait sebagai pelaksanaan program rehab rumah tersebut pernah  membawa material berupa semen, papan, kayu rangka juga triplek, mereka turunkan didepan setiap rumah yang akan di rehab akan tetapi setelah diturunkan dari mobil lalu difoto tapi setelah itu material tersebut kembali dinaikan ke atas mobil pick ap dan entah dibawa kemana," ujar nya dengan nada heran.

Heru Ketua tuhapet gampong Alu gading sa yang didampingi salah satu anggota Tuhapet Alu Gading sa Jumat (15/11/19) saat dikonfirmasi juga membenarkan apa yang disampaikan okeh warga nya dan juga  mengungkap kan hal yang  sama, dan juga sebagai ketua Tuhapet beliau sangat menyesal kan ada nya masyarakat didesa nya yang tidak layak memerima program rehab rumah senilai Rp 15.000.000- akan tetapi menerima.

"Kami selaku tuhapet sangat menyesalkan ada masyarakat yang sebenar nya sangat layak untuk menerima program tersebut tapi tidak dapat, justru ada orang yang sangat mampu sangat tidak layak untuk menerima tapi bisa dapat, kami juga tidak tau program rehab rumah tersebut program siapa tapi ada yang mengatakan program PSBS rehab rumah tersebut adalah merupakan aspirasi salah satu anggota Dewan kata nya,"ujar Tuhapet.

"Memang awal nya kami selaku tuhapet pernah dilihat dalam persoalan ini saat survey rumah yabg layak untuk direhab akan tetapi selanjutnya kami selaku tuhapet tidak lagi dilibatkan,"

"Kini persoalan program rehab rumah tersebut sudah ntah berapa lama namun hingga sekarang belum ada tanda tanda akak dikerjakan sebab material nya yang kami lihat hanya baru pasir yang ada."tambah tuhapat,

Sayang nya geuchik gampong Alugading sa dan para pihak terkait sampai dengan berita ini di tayang belum dapat dikonfirmasi .
Share:
Komentar

Berita Terkini