Program Rehab Rumah di kabupaten Aceh Timur Menjadi Pertanyaan Public

Editor: Redaksi author photo
Aceh Timur,Hariannusantara.Id - Proyek pekerjaan rahab rumah atau PSBS tahun 2019  yang diperuntukan untuk masyarakat yang tinggal di rumah tidak layak huni hingga kini belum ada tanda tanda akan dikerjakan sudah berjalan selama sekitar 1 bulan lebih material yang akan digunakan baru terlihat pasir 1 damtruk kerikil setengah kubik dan sepuluh zak semen.

Berdasarkan menurut pengakuan warga desa Paya Bili dua dan Alugadingsa(Paya Kande) kecamatan Birem Bayen dan sekitar nya sebagai calon penerima rumah rehab senilai Rp 17.500.000.- hingga saat ini baru diantar pasir kerikil dan semen bahkan masih ada yang baru di beri pasir saja, sementara semen yang sudah di antar pun sudah mulai keras menjadi batu,"ungkap calon penerima rumah rehab terabut yang enggan disebut nama nya.

"Yang aneh nya dan menjadi pertanyaan bagi kami Sabtu 22/11/19 ada pihak pelaksana datang bersama pengurus di gampong mereka ada mengangkut papa sebanyak sekitar 5 lembar setelah diturunkan dan diambil dokumentasi(foto) sama mereka kemudian kembali dinaikan ke atas mobil pick ap dan di bawa lagi entah kemana,"ungkap nya.

Terkiat hal tersebut, Wira kordinator tim investigasi Lembaga Pemantau dan Advokasi Publik Republik Indonesia (LPAPRI) angkat bicara, Sabtu 22/11 mengungkapkan kalau memeng seperti itu kejadian nya itu nama nya proyek abunawas, coba saja bayangkan kalau memang bukan proyek abunawas, material yang sudah di antar laku diturunkan dari mobil dan kemudian diambil dokumentasi setelah itu dinaikan lagi dan dibawa pergi lagi," ujar Wira.

"Dari beberapa informasi yang dapat kami terima terkait dengan program rehab rumah tersebut sudah tidak sesuai dengan ketentuan, dari beberapa desa ada yang layak terima tidak dapat tapi aneh nya ada yang tidak layak terima bisa dapat itu kan aneh dan menjadi tanda tanya bagi kita semua bagai mana cara memeripikasi nya, yang pasti itu semua adalah menjadi tanggung jawab perangkat desa nya." tegas Wira.

"Dan selanjut nya kepada para pihak terkait dan yang berwenang untuk segera mengambil langkah dan mengusut tuntas terkait dengan pelaksanaan program rehab rumah tersebut siapa pihak pelaksana nya sebab menurut hemat kami itu adakah merupakan proyek abunawas, sebab sudah sekian lama nya belum ada tanda tanda untuk dilakukan pekerjaan dan yang aneh nya material yang akan digunakan juga hanya singgah sebentar seperti semen, seng, triplek, papan, setelah diturunkan dari atas mobil didepan lokasi rumah yang akan direhab dan di foto oleh pihak pelaksana namun setelah itu kembali dinaikan ke atas mobil dan di bawa entah kemana,"tutup

penulis : Sumber Wira N.
Share:
Komentar

Berita Terkini