Rendah Hati dan Konsisten, Karakter Dasar Pemimpin Ideal

Editor: Redaksi author photo
Hariannusantara.Id - Setiap orang terlahir sebagai pemimpin. tak seorang pun di dunia ini yang tidak memiliki kemampuan memimpin. Minimal memimpin diri sendiri, anugerah memimpin adalah bekal manusia untuk hidup. secara sederhana, memimpin dapat diartikan sebagai kemampuan untuk mengatur, mengendalikan, mengarahkan, membimbing dan sejenisnya.

Minimal memimpin diri sendiri gagal memimpin diri sendiri sudah barang tentu akan gagal pula memimpin orang lain, artinya sangat tidak mungkin bisa memimpin orang lain kalau diri sendiri saja tidak mampu diatur, dikendalikan, diarahkan atau pun dibimbing. Logikanya demikian.

Dalam pengertian lebih luas, kepemimpinan diartikan sebagai kemampuan mempengaruhi atau mendorong orang lain untuk mencapai tujuan atau target tertentu. dan sekali lagi, hal ini tidak akan berhasil jika tidak dimulai dari diri sendiri.

Tidak gampang menjadi pemimpin bagi orang lain. seseorang harus punya karakter yang wajib diasah, dilatih dan diterapkan terus-menerus supaya bisa menjadi pemberi pengaruh sekaligus teladan bagi orang lain.
menurut para ahli, ada banyak ragam karakter ideal yang harus dimiliki seorang pemimpin. Antara lain, misalnya bijak, jujur, bertanggungjawab, komitmen, peduli, cerdas, teratur, rela berkorban dan masih banyak lagi.

Tokoh masyarakat Aceh Tamiang mengharapkan Ketua DPRK Aceh Tamiang Suprianto yang menjabat Ketua DPRK periode 2019 – 2024 agar selalu berpedoman dan menganut kepemimpinan Rasulullah SAW.

Hal tersebut disampaikan beberapa Tokoh masyarakat Aceh Tamiang yang menilai Ketua DPRK saat ini adalah sosok Pemimpin yang rendah hati, cerdas dan murah dengan senyuman.
Keberhasilan kepemimpinan Rasulullah karena mengkombinasikan antara akhlakul karimah dengan model kepemimpinan yang ada yaitu Otokratis, Militeristis, Paternalistis, Kharismatik, dan Demokratis.
"Yang paling berhasil dan paling fenomenal seorang pemimpin yang pernah ada di dunia ini adalah Rasulullah SAW. 

Beliau mengkombinasikan itu karena model seperti itu masing – masing ada penganutnya dalam komponen masyarakat," papar Sawaludin.

Maka dari itu, sambungnya, kami melihat ciri dan khas kepemimpinan Rasulullah ada pada sosok bapak Suprianto Meskipun baru menduduki menjadi ketua DPRK Aceh Tamiang, itu tidak menjadi halangan beliau lebih stabil dalam mengkondisikan emosi, sikap, tingkat laku, opini dan motivasi

penulis; Muhammad Irwan Bai

Share:
Komentar

Berita Terkini