Siswa SMA N3 Kejuruan Muda Diduga ?? berperilaku Premanisme di Sekolah

Editor: Redaksi author photo
Aceh Tamiang, Hariannusantara.Id - Tersiar berita diduga telah terjadi perkelahian antar pelajar, namun hal tersebut diluar kebiasaan, karena seorang anak dikeroyok lebih dari lima orang yaitu terdiri dari dua kelas yang melakukan penganiayaan. dan untuk memastikannya para wartawan melakukan kunjungan terhadap korban di rumahnya di kampung Ingin Jaya Kecamatan Rantau. Senin (19/11/2019).

Pada para wartawan, korban inisial RT yang turut didampingi orangtuanya menyampaikan,"Saya dikeroyok oleh mereka pelajar kelas 10 IPS 1 dan 10 IPS 2, hal ini sering terjadi oleh kelompok  tersebut yang  mempunyai pimpinan, sedangkan yang lain ikut mendukung ", jelasnya.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang pernyataan korban inisial RT, para wartawan menemui pihak Sekolah Ridwan Wakil Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Kejuruan Muda juga didampingi Faisal Guru bagian kesiswaan mengatakan,"Memang benar ada terjadi perkelahian antara siswa inisial RT dengan siswa inisial HN, namun semua itu telah diselesaikan oleh kedua belah pihak yang difasilitasi oleh pihak sekolah, serta diantara kesepakatan damai, muncul bahasa biaya perobatan ditanggung oleh pihak pelaku ",tegas Ridwan.

"Terkait adanya dugaan geng Pelajar di sekolah SMA Negeri 3 kejuruan muda, hal itu adalah tidak benar, yang terjadi hanya perkelahian biasa, namun hal ini akan tetap akan kami tindak lanjuti sejauh mana terjadinya keonaran di sekolah ini",jelasnya.

Tambahnya ,"Sedangkan siswa inisial HN adalah pelaku dari pada pemukulan terhadap korban inisal RT, dianya dalam kesehariannya selalu usil terhadap kawan-kawannya, kami menganggap dia mempunyai  kelainan.

"Kejadian perkelahian tersebut memang sudah berlangsung selama satu minggu dan sampai hari ini kami tidak mengetahui, kalau pihak  pelaku sama sekali belum ada mendatangi korban, padahal dalam perjanjian sudah jelas kalau mereka akan menanggung segala pembiayaan",tegasnya.

Masih Ridwan,"Kami berharap kepada siswa inisial RT untuk dapat segera bersekolah seperti biasa, pihak sekolah akan menjamin keamanannya, namun itu hanya sebatas perlindungan di sekolah, untuk diluar kami tidak dapat menjaminnya, itu adalah bagian dari kepedulian yang akan dilakukan sekolah terhadap korban inisial RT,"tutup Ridwan wakil kepala sekolah.

penulis : Andre
Editor   : Irwan
Share:
Komentar

Berita Terkini