Dalam Kesakitan Yang Diderita "Ibu Samsidar" Butuh Kepedulian Dari Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang

Editor: Redaksi author photo
ACEH TAMIANG - Gubuk tua ini adalah istana bagiku, namun harus kutinggalkan, karena sakit yang aku derita, sehingga akhirnya menyusahkan adikku,"ungkap Muhammad Adil kepala bidang investigasi Badan Advokasi Indonesia (BAI) saat melakukan silaturahmi ke rumah Janda tua itu di Dusun Semenanjung Kampung Air Tenang Kecamatan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang pada Selasa (17/12/2019).

"Wanita tua itu bernama Samsidar (66 tahun) seorang Janda tua yang hidup sebatang kara, tidak mempunya anak dan tinggal seorang diri di rumah dengan perabotan ala kadarnya, namun karena penyakit dalam pada bagian perut yang dideritanya, mengharuskannya tinggal bersama adiknya.

"Penyakit yang dideritanya sudah berjalan satu bulan lebih dan sebelumnya p U9ernah di opname di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Tamiang, tapi diagnosanya belum  diketahui dengan jelas, sedangkan penderitaan itu terus dirasakannya,"terang Adil sambil meneteskan air mata.
"Sekarang pihak keluarga sudah pasrah, karena keterbatasan ekonomi, sedangkan Samsidar semasa sehatnya bekerja menderes rambong (pohon karet) milik orang lain, dari hasil itulah untuk melanjutkan kehidupannya sehari hari. Tapi karena sakit, pekerjaan itu tak dapat dilakukannya lagi.

"Saya berharap melalui Adil (sapaan Muhammad Adil) dapat menyampaikan penderitaan ini pada anggota DPR dan Bupati,"ucap Adil mengulang kembali ungkapan Samsidar. | ANDRE
Share:
Komentar

Berita Terkini