Kodim 0117/Atam Gelar Upacara Bendera Peringati Hari Ibu Ke-91 Tahun 2019

Editor: Redaksi author photo
ACEH TAMIAMG - Kodim 0117/Atam melaksanakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ibu Ke-91 tahun 2019, dengan tema .' Perempuan Berdaya Indonesia Maju,' bertindak sebagai Irup Kasdim 0117/Atam Mayor Inf A. Yani. Dan Up Danramil 07/Kjm Kapten Inf Erman, dan Pa. Up  Pasi Pers Kodim 0117/Atam Kapten Inf Sri Indarjo bertempat di Lapangan Upacara Makodim 0117/Atam Jln. Lintas Medan-Banda Aceh, Desa Sungai Liput, Kec. Kejuruan Muda Kab. Aceh Tamiang. Senin (23/12/2019)

Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Ibu Ke-91 adalah bertujuan untuk kebangkitan Perempuan Indonesia dan merupakan persatuan dan kesatuan kaum Perempuan yang tidak terpisahkan dari kebangkitan dan perjuangan Bangsa Indonesia.

Sejarah singkat hari Ibu gema sumpah pemuda dan lantunan lagu Indonesia raya yang pada tanggal 28 Oktober 1928 digelorakan dalam kongres pemuda Indonesia menggugah semangat para pimpinan perkumpulan kaum perempuan untuk mempersatukan diri dalam satuan wadah mandiri pada saat itu sebagian besar perkumpulan masih merupakan organisasi pemuda pejuang pergerakan bangsa.

Selanjutnya atas prakarsa perempuan pejuang pergolakan bangsa, atas prakarsa perempuan pejuang pergerakan kemerdekaan pada tanggal 22 sampai 20 Desember 1928 diselenggarakan kongres perempuan Indonesia pertama kali di Jogjakarta salah satu keputusannya adalah diberikannya 1 organisasi mandiri dengan nama persatuan perkumpulan perempuan Indonesia atau disingkat dengan PPPI .
Melalui PPPI tersebut terjalin kesatuan semangat juang kaum perempuan untuk secara bersama-sama kaum laki-laki berjuang meningkatkan harkat dan martabat bangsa Indonesia menjadi bangsa yang merdeka dan berjuang bersama-sama kaum perempuan untuk meningkatkan harkat dan martabat perempuan Indonesia menjadi perempuan yang maju pada tahun 1929 peningkatan perkumpulan perempuan Indonesia atau yang disingkat dengan PPPI berganti nama menjadi perikatan perkumpulan istri Indonesia atau disingkat dengan PPII.

Pada tahun 1935 diadakan kongres perempuan Indonesia ke-2 di Jakarta kongres tersebut di samping berhasil membentuk badan kongres perempuan Indonesia juga menetapkan fungsi utama perempuan Indonesia sebagai ibu bangsa yang berkewajiban menumbuhkan dan mendidik generasi baru yang lebih menyadari dan lebih total.

Rasa kebangsaannya pada tahun 1938 kongres perempuan Indonesia 3 di Bandung menyatakan bahwa tanggal 22 Desember sebagai hari Ibu selanjutnya dikukuhkan oleh pemerintah dengan keputusan presiden nomor 316 tahun 1959 tentang hari-hari nasional yang bukan hari libur per tanggal16 desember 1959 yang menetapkan bahwa hari Ibu tanggal 22 Desember merupakan hari nasional dan bukan hari libur tahun 1946 badan ini menjadi kongres wanita Indonesia disingkat KOWANI yang sampai saat ini terus berkiprah sesuai asirasi dan tuntunan jaman.

Peristiwa besar yang terjadi pada tanggal 22 Desember tersebut kemudian dijadikan tonggak sejarah bagi kesatuan pergerakan perempuan Indonesia hari Ibu oleh bangsa Indonesia diperingati tidak hanya untuk menghargai jasa-jasa perempuan sebagai seorang ibu tetapi juga jasa perempuan secara menyeluruh baik sebagai ibu dan istri maupun sebagai warga negara Indonesia warga masyarakat dan sebagai abdi Tuhan yang maha esa serta sebagai pejuang dalam merebut menegakkan dan mengisi kemerdekaan dengan pembangunan nasional.
Peringatan hari Ibu dimaksudkan untuk senantiasa mengingatkan seluruh rakyat Indonesia terutama generasi muda akan makna hari Ibusebagai hari kebangkitan dan kesatuan serta kesatuan perjuangan kaum perempuan yang tidak terpisahkan dari kebangkitan perjuangan bangsa untuk itu perlu diwarisi api semangat juang guna senantiasa mempertebal tekad untuk melanjutkan perempuan nasional menuju terwujudnya masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan undang-undang dasar 1945.

Semangat perjuangan kaum perempuan Indonesia tersebut sebagaimana tercermin dalam berupa setangkai bunga melati dengan untungnya dengan menggambarkan 1 kasih sayang kodrati antara ibu dan anak dua kekuatan kesucian antara ibu pengorbanan anak, 3 kesadaran wanita untuk menggalang kesatuan dan persatuan keikhlasan bakti dalam pembangunan bangsa dan negara semboyan pada lambang hari Ibu merdeka melaksanakan mengandung arti bahwa tercapainya persamaan kedudukan hak kewajiban dan kesempatan antara kaum perempuan dan kaum laki-laki merupakan mitra sejajaran yang perlu diwujudkan dalam kehidupan berkeluarga bermasyarakat berbangsa dan bernegara demi keutuhan kemajuan dan kedamaian bangsa Indonesia Jakarta 22 Desember 2019.

Amanat, sambutan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak RI yang dibacakan oleh Kasdim 0117/Atam Mayor Inf A. Yani.'Puji syukur kita panjatkan kehadirat  Allah SWT, Tuhan Yang Maha kuasa atas karunuianya. pada tahun 2019 ini kita dapat menperingati kembali hari ibu Ke-91. Hari ibu lahir dari pergerakan perempuan Indonesia diawali dengan kongres Perempuan Pertama 22 Desember 1928 di Yogyakarta telah mengukuhkan Semangat dan tekat bersama bersama untuk mendorong kemerdekaan Indonesia.

,"Perempuan Indonesia masa kini adalah perempuan yang harus sadar bahwa mereka mempunyai akses dan memiliki kesempatan yang sama dengan laki-laki untuk memperoleh sumber daya seperti akses terhadap ekonomi politik sosial dan sebagainya.Tema Peringatan Hari Ibu Ke-91 tahun 2019 ini adalah perempuan berdaya Indonesia maju yang dibangun dengan melihat situasi dan kondisi bangsa Indonesia yang masih mengalami kekerasan perlakuan diskriminatif dan lain-lain.

,"Kondisi tersebut memerlukan berbagai strategi pelibatan semua unsur masyarakat dan multi stakeholder sangat diperlukan termasuk peran laki-laki dalam kampanye kampanye gerakan yang mendukung pencegahan kekerasan dan pencapaian kesetaraan gender.
Saya sampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya pihak utamanya kepada 7 pimpinan organisasi perempuan yaitu oase kongres wanita Indonesia tim penggerak PKK pusat ikatan wanita pengusaha Indonesia iwapi dharma wanita persatuan pusat dharma Pertiwi Bhayangkari dan mitra kerja lainnya.
Harapan saya peringatan hari Ibu ke 91 tahun 2019 ini dapat mendorong terciptanya kesetaraan perempuan dan laki-laki dalam setiap aspek kehidupan.
Terimakasihwassalam wb.

Turut hadiri. Kasdim 0117/Atam Mayor Inf A. Yani. Para Perwira Staf Makodim 0117/Atam. Para Danramil jajaran Kodim 0117/Atam. Para anggota TNI dan PNS Kodim 0117/Atam. | ANDRE
Share:
Komentar

Berita Terkini