Abrasi, Puluhan Rumah di Desa Tanjung Aru Terancam Roboh.

Editor: Redaksi author photo
Warga Rt. 04 Desa Tg.Aru bergotong royong mengatasi Abrasi

Nunukan - Memasuki Tahun 2020, warga di 2 RT Desa Tg. Aru Kecamatan Sebatik Timur, belum bisa bernapas lega dan tidur nyenyak, hal ini dikarenakan adanya khawatiran rumah yang mereka tempati akan tersapu air akibat abrasi yang sudah berlangsung lama.

"Warga kami belum bisa tenang tidurnya, takut tiba - tiba air laut pasang besar dan merobohkan serta menghanyutkan rumah mereka."

Hal itu disampaikan oleh Kepala Desa Tanjung Aru, Budiman disela - sela kegiatan gotong royong bersama warga RT. 04  Dsn. Pantai Indah Desa Tg. Aru. (Minggu, 05/01/2020)

Abrasi yang terjadi di Desa Tg. Aru sudah berlangsung cukup lama, setiap kali musim gelombang besar, pasti bagian pesisir Desa tersebut akan terkikis.

" Seingat saya, sejak tahun 2000, sudah tiga baris rumah yang roboh akibat abrasi, kurang lebih 70 meter daratan sudah tidak ada ", timpal Padlan. salah seorang warga yang ikut bergotong royong mengisi karung bantuan dari DPU Kab. Nunukan dengan pasir untuk mengatasi abrasi yang juga telah menyebabkan jalan yang terbuat dari beton menjadi hancur.

" Kami berharap ada perhatian dari semua pihak, entah Pemerintah Pusat, provinsi maupun Kabupaten, agar secepatnya ini menjadi prioritas utama, karena sudah sering dikunjungi, baik dari eksekutif maupun legislatif, jangan hanya solusi penanggulangan yang bersifat sementara, tapi kami berharap yang permanen " pinta Budiman.
Kades Tanjung Aru, Budiman (baju putih) menunjukkan dampak Abrasi

" Jangan ada kejadian abrasi yang mengakibatkan rumah warga kami roboh baru ramai - ramai dikunjungi ", ungkap Budiman.

Ditambahkan oleh Budiman, dirinya selaku Kepala Desa hanya bisa membantu dengan keterbatasan anggaran dan kewenangan yang dimiliki selaku Pemerintahan Desa, dia dan warganya melakukan upaya swadaya bersama untuk menahan abrasi dengan menancapkan tiang - tiang dan memasang karung - karung berisi pasir sebagai benteng penahan gelombang.

Dari tinjauan dilapangan, bukan hanya Desa Tg. Aru yang terancam abrasi yang parah, tetapi Desa tetangga yaitu Desa Bukit Aru Indah yang merupakan pemekaran Desa Tanjung Aru juga terancam abrasi.

Dampak dari abrasi sudah ada sekitar 30 rumah yang roboh, dan yang terancam hampir 50 rumah di 2 RT, yaitu RT 16  Dusun Mekar dan RT. 04 Dusun Pantai Indah Desa Tanjung Aru dengan sebagian mata pencaharian warga sebagai nelayan dan budi daya rumput laut. (zulmas/ari.HNnnk)
Share:
Komentar

Berita Terkini