Semangat Gotong Royong dan Kesolidan, Bersih Sungai Tahap II Sukses

Editor: Redaksi author photo
Peserta Bersih Sungai Tahap II melakukan apel sebelum kegiatan dimulai 
(Dok. Ari.HNnnk)

HARIANNUSANTARA.ID |Nunukan- Pembersihan Hulu Sungai Bolong Tahap II di lakukan pada hari ini sabtu (18/01) di mulai dari jam 08.00 pagi. Namun pada kali ini kegiatan terlihat lebih banyak peserta yang hadir dari Tahap I.

Tercatat ada 100 peserta yang hadir pada kegiatan kali ini yang terdiri dari berbagai komunitas, organisasi , perkumpulan pemuda, intansi Pemerintah dan tokoh masyarakat Nunukan.

" Alhamdulillah, antusias teman-teman di tahap II ini sangat tinggi, ini terlihat dari jumlah peserta yang dua kali lipat dari jumlah peserta tahap I dan membuktikan pemuda dan warga Nunukan punya kepedulian dan menyambut kegiatan yang kami laksanakan  " Ujar Feby selaku koordinator kegiatan.

Direktur PDAM Nunukan Masdi, SE turut hadir dan terjun langsung ke lapangan dalam  pembersihan sungai tahap II ini. Masdi mengatakan ini salah satu bentuk dukungan dan penghargaan kami kepada teman-teman komunitas dan pemuda Nunukan.

"Kita akan tetap bekerjasama untuk kegiatan-kegiatan teman-teman kedepan terhadap kepedulian Hutan lindung Nunukan yang merupakan sumber air pulau Nunukan",ungkap Masdi.
Untuk pembersihan sungai kali ini di bagi dalam 2 (dua) tim/regu , tim1 begerak dari hilir sungai bolong menuju hulu melanjutkan sisa sisa pembersihan sungai tahap I sedangkan tim 2 mulai dari hulu Sungai Bolong langsung pada titik longsoran tanah yang menutup aliran sungai sepanjang kurang lebih 15 meter.

Dari pantauan di lapangan bersama tim 2 di lokasi titik longsor ini merupakan salah satu titik terparah, di karenakan pada titik ini aliran sungai sepanjang kurang lebih 15 meter tidak saja tertutup batang-batang pohon tumbang tapi juga longosoran tanah yang mengendap dan menimbun batang-batang pohon. Sehingga pengerjaan pembersihan cukup lama di lakukan.

Pembina tNBA, Ahmad Sabarul Yaqin yang juga ikut langsung kelapangan bersama tim 2 mengatakan kedepannya untuk titik-titik berat kita harus menyiapkan alat mesin gergaji tidak hanya satu saja mengingat di titik-titik berat ini batang-batang pohonnya besar dan banyak sehingga kita perlu mesin gergaji minimal 2 yang mana jika terjadi masalah pada mesin gergaji yang satu kita masih ada satu lagi untuk menolong.

" Seperti tadi mesin gergaji kita terjepit batang besar dan butuh waktu cukup lama untuk melepaskanya “ ujar Yaqin

Seperti tahap I peralatan yang di gunakan dalam kegiatan ini cukup beragam seperti  mesin gergaji, parang, sekop dan cangkul sertq beberapa peralatan penunjang lainnya.

Dan juga peserta kali ini terdiri dari PDAM Nunukan, MTMA Nunukan, APSI Nunukan, TAGANA DINSOS Nunukan, DLH Nunukan, UPT KPH Nunukan, Silat Persaudaraan  Setia Hati Terate Nunukan, Pramuka SMA 1 Nusa, SISPALA Al- Ikhlas Nunukan, Y-Mic Nunukan, GNH Nunukan, MAPALA POLTEK 613 Nunukan, Karang Taruna Paguntaka Nunukan Barat, masyarakat Nunukan dan tNBA serta tampak juga Jainuddin, SE Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Nunukan yang juga hadir dan terjun langsung dalam kegiatan ini. (ARI)

Share:
Komentar

Berita Terkini