Terbukti Positif Narkoba, Langsung di Pecat

Editor: Redaksi author photo
Petugas BNN Kab. Nunukan memeriksa sampel urine tenaga honor di lingkungan Dinas Satpol PP Kab. Nunukan

Nunukan – Sebanyak 146 Tenaga Honorer di Lingkungan Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Nunukan melakukan tes urine di Kantor Satpol PP, Kamis (9/1).

Tes urine yang dilaksanakan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Nunukan itu untuk mengetahui ada tidaknya tenaga honorer di Dinas Satpol PP yang positif mengkonsumsi narkotika dan obat – obatan terlarang (Narkoba).

Jika berdasarkan hasil tes urine ternyata diketahui ada tenaga honorer yang positif mengkonsumsi narkoba, maka konsekuensinya adalah yang bersangkutan terancam tidak akan diperpanjang lagi masa tugasnya sebagai anggota Satpol PP.

Sekretaris Dinas Satpol PP Kabupaten Nunukan Rohadiansyah menyatakan tes urine adalah salah satu tahapan yang harus dilalui oleh seluruh tenaga honorer Satpol PP yang ingin diperpanjang masa tugasnya kembali.

“Sebetulnya tes urine ini hanyalah satu tahapan yang kita lakukan untuk menyeleksi tenaga honorer yang akan diperpanjang masa tugasnya. Sebelumnya mereka sudah diberikan pembekalan tentang tugas dan fungsinya sebagai anggota Satpol PP, kemudian ada juga pelatihan materi baris – berbaris, dan hari ini kita lakukan tes urine,” kata Rohadiansyah.

Menurutnya, sudah dua tahun terakhir ini Dinas Satpol PP melakukan seleksi ulang untuk memilih tenaga honorer yang layak dipertahankan atau tidak.

“Jika ternyata hasil tes urine ada yang positif menggunakan narkoba maka kita akan ambil langkah tegas dengan cara tidak akan memperpanjang SK-nya,” tegasnya. (HUMAS)
Share:
Komentar

Berita Terkini