Inspeksi Terakhir Kepala Daerah, Masyarakat Kec. Manyak Payed Merasa Seperti Dianak Tirikan

Editor: Redaksi author photo

Aceh Tamiang - Inspeksi terakhir Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah ke kecamatan-kecamatan dalam Kabupaten Aceh Tamiang berakhir hari ini, Jum’at (21/02/20). Bupati Mursil bersama rombongan menutup inspeksinya ke kecamatan Manyak Payed yang merupakan kecamatan terluas dari 12 kecamatan dalam Kabupaten Aceh Tamiang.
Sama seperti Inspeksi yang telah dilakukan sebelumnya, Mursil menjaring sejumlah masukan dan usulan dari para Aparatur Perangkat Kampung dan Masyarakat Kecamatan Manyak Payed terkait pembangunan Infrastruktur, kegiatan keagamaan serta pemberdayaan masyarakat. Namun, ada satu bahasa menohok yang disampaikan masyarakat, bahwa Pemkab Aceh Tamiang sepertinya menganaktirikan Kecamatan Manyak Payed, hal yang diungkapkan masyarakat ialah tidak dimekarkannya Kecamatan Manyak Payed menjadi 2 Kecamatan seperti kecamatan-kecamatan lainnya yang sudah mekar dan minimnya pembangunan.
Mendengar hal itu, Mursil langsung mengklarifikasi statement tersebut dan menjelaskan panjang lebar bahwa Pemkab Aceh Tamiang tidak mungkin melakukan hal itu, dijelaskan olehnya Karena Kecamatan Manyak Payed merupakan kecamatan terluas dengan 36 kampung, sehingga pembangunan-pembangunan yang telah dilakukan oleh Pemkab tidak terlihat oleh masyarakat. Mursil juga merespon langsung usulan pemekaran yang disampaikan masyarakat, bahwa hal tersebut harus dibahas dan dimusyawarahkan bersama dengan para Tokoh Masyarakat setempat, selanjutnya usulannya diteruskan ke Kabupaten untuk di telaah, karena pemekaran tersebut membutuhkan syarat dan proses yang panjang.
Melalui pertemuan hari ini, Mursil meminta kepada Aparatur Perangkat Kampung untuk bersinergi, bekerja keras dengan sepenuh hati membangun Aceh Tamiang khususnya membangun Kecamatan Manyak Payed dan Mensejahterakan masyarakatnya.
“Tahun ini dana desa telah cair di sejumlah kampung dalam Kabupaten Aceh Tamiang, buatlah perencanaan yang matang untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat, kelolalah ADD secara amanah, profesional dan efektif”, pesan Mursil kepada para Datok Penghulu yang berhadir.
Hal lain yang disampaikan Mursil pada inspeksi ini adalah Potensi Tambak dan Persawahan, Mursil melihat kedua potensi ini jika benar-benar dikelola baik oleh masyarakatnya, maka tidak akan adalagi masalah kemiskinan. Diakhir arahannya Beliau tidak lupa untuk mensyiarkan program Maghrib Mengaji yang tahun ini akan direalisasikan dan memohon untuk mendukungnya. |Andre
Share:
Komentar

Berita Terkini