Pengemis di Emperan Lurah antar ke Dinsos

Editor: Redaksi author photo
Tanjungpinang, Kepri - Kondisi ekonomi yg memaksa, warga miskin tidur di emperan ruko komplek bintan centre Kota Tanjungpinang, untuk mendapatkan belas kasihan sosial pengunjung kedai kopi Aman  atau konsumen yg berbelanja di swalayan WELL COME. bincen Tanjungpinang.

Berselang 30 menit setelah mendapat laporan dari masyarakat lurah air Raja Asa'at Siregar,S.Sos tiba ke tkp menangani sepasang suami istri yg mengaku tak punya anak tak punya lapangan kerja. 

Dengan sigap langsung menghubungi dan berkoordinasi petugas Dinsos. Ia menyaksikan kondisi pengemis tsb bernama Apeng dan istrinya Moulina warga tanjung Lanjut. kelurahan kp. Bugis kec. Tg.pinang kota dan mendambakan belas kasihan di kelurahan air Raja kec. Tg.pinang timur. 

Lalu kedua pengemis di bujuk masuk ke minibus dan di angkut ke Dinsos utk di data ujar Asa'at menjawab wartawan Hariannusantara.id.

Menurutnya keluarga tsb kita amankan dan kita serahkan di Dinsos utk diurus di tempat penampungan, yg telah tersedia fasilitas  penampungan dari pemko Tanjungpinang tuturnya.

Ia menambahkan keluarga miskin tersebut pernah terjaring pd bulan oktober 2019 dan papar Asa'at  diserahkan pd keluarganya.

Informasi di lokasi dari warga yg menyaksikan Sekitar enam hari lalu tidur di emperan sudut kota, ujar pemilik ruko menjelaskan kondisi org miskin  yg tidur di kakilima rukonya. Ia tak tega mengusirnya  sambil membantu konsumsinya makan minum sebagai rasa kepedulian sosial. Ia juga  mengucapkan terima kpd petugas pemerintah yg telah menanganinya ujar pemilik ruko.

Semoga Penanganan dan pembinaan melekat pd intitusi dinas sosial pemko Tanjungpinang. Di ucapkan terima kasih dan selamat bertugas. | Yon
Share:
Komentar

Berita Terkini