Setelah Kelabuhi Petugas WH , Seorang Warga Kampung Bukit Rata Terduga Kasus Khalwat Berhasil Melarikan Diri

Editor: Redaksi author photo


Aceh Tamiang - Terkait  diduga  pelaku Khalwat  yang  melarikan diri dari markas komando  (Mako)  wilayatul   hisbah (WH) Kabupaten Aceh  Tamiang,  para wartawan melakukan   konfirmasi  pada kepala satuan   Polisi  Pamong  Praja  dan  Wilayatul  Hisbah   (Kasat Pol PP dan WH)  Kabupaten Aceh Tamiang  pada Jum'at (13/03/2020).

Pada para wartawan  drh. Asma'i kasatpol PP  dan  WH   Kabupaten  Aceh   Tamiang melalui  Syahrir  Kabid Penegakan Syariat Islam   mengatakan, "pelaku  ditangkap sekitar  jam  02.00  wib  pagi  dini hari Kamis (12/03/2020)  dan berhasil melarikan diri   sekitar   jam 06.00 pagi,"jelasnya. 

"Pada hari   yang  naas  tersebut saat berada di  Mako WH   di bawah pengawalan 3 orang  petugas, pelaku ada lima kali buang air, diduga sudah ada rencana untuk   melarikan diri dan upaya melepaskan diri dari jeratan hukum berhasil dilakukan  oleh pelaku berinisial YC (38 tahun) warga Dusun Cempaka Kampung  Bukit Rata Kecamatan Kejuruan Muda Kabupaten Aceh Tamiang, namun WH akan terus berupaya mencari keberadaan pelaku.

"Saat di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pelaku wanitanya juga berhasil melarikan diri, padahal jika terbukti bersalah dalam dugaan kasus khalwat akan dikenakan 10 kali cambukan dan kalau terbukti melakukan perzinahan akan dicambuk 100 kali.

Syahrir menambahkan,"kejadian larinya pelaku di Mako WH, diduga karena keterbatasannya  ruangan, tidak ada ruangan khusus untuk penyidik dan untuk mengantisipasinya  petugas piket akan diberikan pelatihan khusus serta jumlahnya segera ditambah,"tegasnya.

"Untuk mereka yang bertugas pada hari tersebut harus bertanggung jawab atas larinya pelaku dan akan diberikan sanksi berupa tindakan disiplin serta diharapkan kedepannya tidak terulang lagi,"ungkap Syahrir. |Andre

Share:
Komentar

Berita Terkini