Marak Leasing Tarik Kendaraan Dijalan Debt Collector Kangkangi Putusan MK

Editor: Redaksi author photo
Kuasa Hukum M.Yasir dan Purwanto Sawaludin,SH

ACEH TAMIANG - Sudah diputuskan Mahkamah Konstitusi (MK) bahwa perusahaan kreditur atau leasing tak bisa asal tarik motor atau mobil secara sepihak.

MK menyatakan, leasing harus meminta permohonan eksekusi lebih dulu kepada pengadilan negeri.

"Penerima hak fidusia (kreditur) tidak boleh melakukan eksekusi sendiri melainkan harus mengajukan permohonan pelaksanaan eksekusi kepada pengadilan negeri," demikian bunyi Putusan MK Nomor 18/PUU-XVII/2019.

Namun, perusahaan leasing tetap boleh melakukan eksekusi tanpa lewat pengadilan.

Syaratnya pihak debitur mengakui adanya wanpretasi, atau debitur mengingkari janjinya.

Sangat disayangkan masih ada debt collector dari salah satu leasing A melakukan penarikan kendaraan mobil Mitsubishi Canter milik warga Dusun Tualang Desa Tanjung Genteng kecamatan Kejuruan Muda kabupaten Aceh Tamiang.
Leasing A yang memakai jasa dari pihak ke III (debt collector) telah menarik kendaraan nya dijalan, dengan cara membohongi (Modus)  pemiliki mobil.

Pemilik mobil M.Yasir (39) yang didampingi kuasa hukumnya Sawaludin,SH telah melaporkan kejadian ini di Polres Aceh Tamiang.

Polres Aceh Tamiang sedang melakukan pengembangan, atas kejadian yang telah dilaporkan oleh M.Yasir yang didampingi Kuasa Hukumnya.
Korban Purwanto

Pada tanggal 2 Maret 2020 Purwanto (34) warga desa Sidodadi alurgantung kecamatan Kejuruan Muda melaporkan kejadian yang sama yang dialami nya.
Purwanto didampingi kuasa hukum Sawaludin,SH kembali melaporkan ke Polres Aceh Tamiang, dengan kejadian hal yang sama seperti M.Yasir, mobil Purwanto telah ditarik dijalan medan Banda Aceh di Alur Selawih Alurgantung. 

Kejadian ini adalah kejadian yang sama pihak ke III (debt collector) lesing A yang menarik kendaraan korban Purwanto, selanjutnya Purwanto melaporkan kejadian yang sama dialaminya seperti M.Yasir ke Polres Aceh Tamiang Senin (2/3/2020).
Purwanto mengatakan ," Kejadian ini bulan 1 bulan lalu. saya tidak mengetahui lapor kemanasaya binggung, Purwanto telah mendatangi Leasing A di kota Langsa untuk melakukan pelunasan dengan cara mencicil tetapi pihak Leasing menolak  dsn harus dilunaskan dengan tunggakan Purwanto,"paparnya.

"Setelah saya tau saudara M.Yasir melaporkan ke Polres Aceh Tamiang dari temannya, Purwanto langsung menemui M.Yasir untuk ditemani kejadian yang sama dialaminya, kepolres Aceh Tamiang,"pungkasnya Purwanto (**)

Share:
Komentar

Berita Terkini