Aiptu Pol Bernadus Nurlatu Anggota Polres Pulau Buru Pimpin Tokoh Adat Berhasil Menangkap Pelaku Pembacokan di Sungai Wamkedan Gunung Nona

Editor: Redaksi author photo
AIPTU Pol Bernadus Nurlatu saat menyerahkan pelaku Berinisial GN kepada Satuan Reskrim Polres Pulau Buru Brigpol I Made Maghat Sanjaya

Maluku Namlea - Peristiwa pembancokan terhadap  ML di sungai waemkedan kini telah di tangkap oleh Anggota Polres Pulau Buru Aiptu Pol. Bernadus Nurlatu, bersama 4 tokoh adat Minggu (25/05/2020) pada pukul 16.10, wit GN ditangkap di jembatan wae Hapakit (air hapakit) desa wapsalit kecamatan Lolong Guba Kabupaten Buru.

Saat media ini menemui  Anggota Polres Pulau Buru Aiptu Pol. Bernadus Nurlatu menuturkan bahwa dirinya mengambil langkah persuasif dengan berkordinasi dengan tokoh Adat, setelah berkordinasi dan dirinya langsung memimpin tim adat untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku yang berinisial GN. 

Lanjut Anggota Polres Pulau Buru ini, tujuannya agar mempermudah proses Penyidikan pihak kepolisian dan juga menghindari masalah masalah baru yang muncul di masyarakat.

Menyinggung Terkait proses penyelidikan, kata Nurlatu itu kewenangan Pimpinan Saya Kapolres dan Pak Kasat Reskrim Polres Pulau Buru, saya selaku Anggota Kepolisian tugas saya membantu mengungkapkan dan menangkap pelaku GN dan menyerahkan kepada pihak penyidik, dalam hal ini Reskrim Polres Pulau Buru dan Polsek Waeapo jadi bapak dan ibu wartawan silahkan konfirmasi langsung dengan pimpinan saya Pak Kapolres karena tugas saya membantu bagaimana segera melakukan kordinasi dengan pihak pimpinan  adat untuk menangkap pelaku ini. Kata Nurlatu

Nurlatu menambahkan, tugas saya hanya  melakukan penangkapan dan saya sudah menyerahkan pelaku GN ke Satreskrim Polres Pulau Buru pada pukul  19.45, wit dan pelaku sudah ditahan untuk dilakukan proses penyelidikan selanjutnya. Pungkasnya

Aiptu Pol. Bernadus Nurlatu bukan hanya  pengungkapan kasus pembacokan di tambang gunung nona ini melainkan prestasinya dan mendapat penghargaan dari Kapolda Maluku atas keberhasilan dengan pengungkapan kasus pembunuhan sadis dua kali di desa wailikut dengan menangkap pelaku di desa waelikut kecamatan waesama pada tahun 2018 lalu.

Pelaku GN saat di temui media ini saat penangkapan, ditanya soal apa yang dilakukan dirinya terhadap korban ML, GN mengatakan beta naik dari pangkalan wamhait desa wapsalit naik ke tambang gunung nona, melintasi sungai waemkedan (air) beta ketemu ML langsung beta cabu parang beta potong. Tutur GN 

Lanjut GN, beta habis potong beta buang parang beta bajalang terus ke Tambang Gunung Nona, dan sampe di tenda beta langsung tidur. Pinta GN

Kasat Reskrim Polres Pulau Buru AKP. Uspril Futwembun S.Sos, MH. Ketika dihubungi via telpon selulernya di namlea pada pukul 23.06, Wit, mengatakan motif pembacokan ini atas dasar konsumsi miras, sebelum terjadi peristiwa pembacokan ini, dan yang bersangkutan di tahan oleh Satreskrim Polres Pulau Buru untuk penyelidikan lanjut. Tandas Kasat Reskrim. 

Penulis : Grace
Share:
Komentar

Berita Terkini