SMK Negeri 1 Pakkat Humbahas Dituding Lakukan Pungli

Editor: Redaksi author photo
Tapanuli - SMK Negeri 1 Pakkat Kabupaten Humbang Hasundutan baru baru ini dituding melakukan pungutan liar dari siswa siswi di sekolah tersebut.

Pungutan itu berupa Rp. 80.000 rupiah per siswa penerima Bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kemudian Rp. 30.000 rupiah per siswa/i dalam pengurusan KTP yang difasilitasi pihak sekolah.

Menurut sumber yang meminta namanya dirahasiakan, bahwa siswa/i semester akhir dihimbau pihak sekolah untuk mengurus KTP berkordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Humbang Hasundutan.

"Ia siswa kelas XII yang akan tamat diarahkan untuk mengurus KTP tetapi saya tidak tahu kenapa pihak sekolah dan Dinas Catpil mengurus KTP siswa tersebut, terkait uang sekolah sejak Januari sampai Juni siswa/siswi membayar." Ujarnya.

Menanggapi  hal tersebut Kepala SMK Negeri 1 Pakkat M. Manalu ketika dikonfirmasi melalui WhatsApp Senin, 22/6/2020, mengatakan tidak ada menerima uang terkait KIP, sedangkan uang sekolah tidak ada, yang ada uang komite dua puluh ribu rupiah per bulan, pembayarannya kami anjurkan dan tidak dipaksa. 

"Sebelum covid uang komite siswa sudah dibayar sampai Pebruari. Sedangkan untuk pengambilan raport ada yang bayar dan ada juga yang tidak". Jelasnya

Untuk pengurusan KTP Kepala Sekolah mengaku tidak pernah memfasilitasi, tetapi petugas Catpil datang ke sekolah dan tidak ada pungutan sepeserpun. (HN.id/PL)
Share:
Komentar

Berita Terkini