LBH Persada Satu Segera Daftar Gugatan PT.Patria Kamou ke Pengadilan PHI Banda Aceh

Editor: Redaksi author photo
Ketua umum LBH Persada Satu Ibnu Hajar,SH

ACEH TIMUR - Perusahaan  PT. Patria Kamou Perkebunan Gajah Meuntah yang melakukan usaha budidaya tanaman kelapa sawit di wilayah hukum gampong Gajah Meuntah Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Aceh Timur.

Sampai saat ini belum membayar upah karyawan hampir setahun, upaya  tahap bipartit dan tripartit telah dilakukan oleh korban yaitu M.Nur Aji dan Eriadi  dengan masa kerja  diatas 10 tahun.

Korban didampingi Kuasa Hukum dari LBH Persada Satu Aceh akan mendaftatkan gugatan ke PHI Banda Aceh, tinggal menunggu Risalah anjuran dari Mediator Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Provinsi Aceh

“M. Nur Aji dan Eriadi adalah Karyawan SKU  bidang Panen dan angkutan produksi TBS  di Perkebunan PT.Patria Kamou budidaya tanaman kelapa sawit seluas 2.135 hektar. 

Melalui  kantor kuasa hukum LBH Persada Satu di Aceh Timur, akan segera mendaftarkan gugatan perkara Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial ke Pengadilan khusus di Banda Aceh,”papar Ketua LBH Persada Satu Tgk. Ibnu Hajar (31/8/2020).
“Kami sangat prihatin kepada nasib karyawan yang tidak dibayar hak normatif upah yang telah tertunggak hampir setahun oleh Perusahaan,  langkah - langkah persuasif sudah kita lakukan terhadap Perusahaan PT. Patria Kamou  agar melaksanakan kewajibannya, untuk membayar hak upah Sdr. M. Nur Aji dan Eriadi.

Tetapi manajemen PT.Patria Kamou selalu ingkar,” ungkap Ibnu Hajar 

Ibnu Hajar menambahkan, bahwa pihaknya telah melakukan Koordinasi dengan Mediator Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh untuk segera merampungkan Risalah anjuran  penyelesaian melalui mediasi sebagai salah satu syarat formil untuk mendaftarkan gugatan ke Pengadilan PHI di Banda Aceh

“Perhitungan rata-rata hak normatif yang wajib dibayar oleh Perusahaan PT. Patria Kamou kepada kedua Korban yaitu Sdr. M.Nur Aji dan Eriadi sekira Rp. 200 jt rupiah berdasarkan perhitungan pasal 156 ayat 1  jo ayat 2  UU nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagajerjaan,”tegas Ibnu Hajar.

Melalui media Viral Utama Sementara itu pihak Manajemen perusahaan PT. Patria Kamou yang berkantor pusat di Medan Sumatera Utara    (Fahkry), dimintai tanggapanya melalui pesan Whatsappnya hingga berita ini ditayangkan belum ada jawaban

penulis : Muhammad Irwan
Share:
Komentar

Berita Terkini